3 Tips Lengkap Menghadapi Sidang Skripsi

Halo pembaca dosenesia.com Hihihi. Smeoga sehat selalu ya. Terutama kalian yang sedang di ambang semester akhir dan menyiapkan untuk menghadapi skripsi.

Kalian berada di tempat yang tepat. Kali ini dosenesia akan memberikan tips jitu untuk menghadapi sidang skripsi.

Sebelum menulis ini, saya berselancar dulu di internet tentang tips-tips menghadapi skripsi. Saya review sedikit-sedikit dulu ya tentang beberapa artikel yang saya temukan itu. Hehe

  1. IDN TIMES. judulnya 10 Hal yang Perlu Kamu Persiapkan Jelang Sidang Skripsi. Artikel tersebut ditulis oleh Afifah Khoirunnisa. Dalam pandangan saya, 10 tips tersebut yang paling inti hanyalah 3, yaitu mempersiapkan materi skripsi, konsultasi terlebih dulu dengan dosbing, dan menjawab pertanyaan sidang dengan apa adanya sesuai dengan skripsimu.
  2. Rencanamu berjudul Tips Sukses Sidang Skripsi. Kalau kalian baca artikel tersebut, kalian akan merasakan nuansa talk show. Hehehe. Karena artikel di sana menjelaskan dengan cara apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Hal yang berbeda dengan artikel di IND TIMES adalah tips tentang mengenal terlebih dahulu dosen penguji. Manfaatnya, agar kalian bisa memprediksi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pembimbing.
  3. HIPWEE artikel berjudul 9 Tips Agar Pendadaran Skripsimu Lancar Layaknya Jalan Bebas Hambatan Artikel tersebut, secara umum sama dengan artikel yang ada di IDN TIMES dan Rencanamu, hanya saja sub judulnya diganti agar lebih menarik pembaca, misalnya menemukan tips harus pakai pakaian rapi, tips itu diubah judulnya menjadi sidang skripsi itu bukan ketemu gebetan, jadi jangan pakai pakaian aneh-aneh. Berpakaianlah seperti kamu melamar kerja.

Dari tiga artikel di atas, saya tidak ingin mengulanginya di sini, namun saya akan membahas yang lebih detail saja, karena ini sesuai dengan pengalaman saya menjadi dosen dan sekaligus beberapa kali menjadi penguji di sidang-sidang skripsi tersebut.

Jadi artikel ini, secara khusus akan melengkapi saja artikel-artikel yang sudah diterbitkan di 3 online di atas.

Yuk cek baca… Hehehe. Jangan tegang-tegang, santai saja.

Pertama, Ubah Mindset Kalian Tentang Sidang Skripsi Yang Menegangkan

Sidang skripsi tidak pernah menyeramkan, kecuali …

Kecuali kalian mendapatkan dosen yang betul-betul killer. Hehehe. Tapi saya rasa sekarang sudah jarang dosen killer, mungkin sisa-sisa dosen era orde baru aja deh. Kalau dosen-dosen muda saya sering melihat yang biasa-biasa saja.

Kita anggap saja semua dosen itu pada dasarnya baik dan tentunya sering bersikap santai. Oleh karena itu, kamu jangan pernah berpikir yang tidak-tidak terkait sidang skripsi yang menyeramkan.

Mindset ini penting sekali. Kalau kalian sudah tegang karena tekanan pemikiran-pemikiranmu sendiri tentang sidang skripsi, saya jamin kalian tidak bisa menjawab pertanyaan dengan baik.

Jadi rileks saja ya. Kuncinya adalah, dosen tidak akan pernah menanyakan yang tidak ada di skripsimu, fokus aja di skripsi, jangan pada dosennya.

Kedua, Lakukan Latihan Presentasi

Salah satu faktor ketegangan dalam diri saat menghadapi sidang skripsi adalah karena tidak percaya diri, ragu-ragu, takut, dan tentunya grogi.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, kalian harus latihan mempresentasikan hasil riset di depan teman-teman, atau di depan cermin sendiri di dalam kamar. Duduk menghadap cermin dan bicaralah.

Kalau bisa direkam, lalu didengarkan. Kalau masih ada yang kurang pas, koreksi lagi lakukan seperti itu terus hingga kalian merasa cukup siap untuk presentasi.

Lalu, apa sih harus disiapkan terlebih dahulu?

Buat slide power point. Waktu presentasi biasanya 7-10 menit. Jadi maksimalkan waktu tersebut untuk menjelaskan keseluruhan isi dari skripsi kalian. Ini dibutuhkan konsep yang matang. Dalam membuat slide ini, jangan kebanyakan tulisan.

Cukup deskripsi singkat-singkatnya, sukur-sukur kalian bisa membuat ilustrasinya. Catat juga ya, slide ppt itu tidak untuk dibaca, tapi dilihat aja, jadi jangan jadikan beban penguji untuk membaca slide kamu.

Fokus saja materi kalian di abstrak yang sudah dibuat dan disetujui oleh pembimbing. Penguji tak akan jauh-jauh mempertanyakan hal itu.

Ketiga, Jaga Kesopanan di Depan Penguji

Beberapa kali saya melihat mahasiswa ketika sidang skripsi menanggalkan kesopanan dengan penguji, mungkin karena ia pintar dan cerdas, jadi ia percaya diri, saking percaya dirinya dia sampai lupa diri, ini yang berbahaya.

Entah sadar atau tidak sadar, biasanya mahasiswa model begitu menjawab pertanyaan dengan:

  • Coba Bapak buka halaman sekian di skripsi saya, saya sudah menjelaskan bla bla bla
  • Silahkan Bapak cek saja di buku bla bla bla bla
  • Saya sudah berdiskusi dengan pembimbing bahwa bla bla bla
  • Pembimbing saya sudah menyetujui,
  • dll

Coba perhatikan saja, itu kalimat-kalimat yang menantang dan membela diri yang tidak karuan noraknya. Meskipun benar, tapi jika caranya seperti itu, maka penguji pun jadi tidak respect dengan mahasiswa, alhasil nilai bisa turun.

Walaubagaimanapun, kita ini di Indonesia yang masih memegang erat tradisi sopan-santun, seberapa pintar pun ia, kalau tidak sopan kepada yang lebih tua, maka pintarnya akan sia-sia.

Intinya inti adalah. Hehehe Kaya Pak Ndul aja ini.

Penguji juga manusia, jadi biasa saja menghadapi manusia. Pasti ya cuma begitu-begitu aja. Jika kalian dicerca dengan pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan hadapilah dengan senyuman. Jujur saja jika tidak tahu, terima masukannya.

Selengkap dan sebagus apapun skripsi kalian, pasti akan revisi juga. Sebab kesempurnaan selalu membutuhkan penyempurnaan. Hehehe

Selamat ya, Janga lupa berdoa dan meminta restu orang tua, guru dan lainnya. Ada saran yang jitu disampaikan oleh Ibu Dosen Ersa Tri Wahyuni di twitter

” Good luck ya yg mau sidang. Yang penting percaya diri. Kalau ada revisi, diberikan di awal sebelum presentasi. Slide tulisan jgn terlalu kecil, latihan presentasi dulu jgn lebih dari waktu yg ditentukan. Senyum pas mulai jgn lupa”

Tinggalkan Balasan